Polisi Kudus Ungkap Pencurian Barang Antik Rp800 Juta, Pelaku Berhasil Diringkus Kurang dari 24 Jam

- Editor

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | BESOKLAGI.COM – Unit Reskrim Polsek Kudus Kota, Polres Kudus berhasil mengungkap kasus pencurian barang-barang antik milik seorang kolektor asal Jakarta di Desa Langgar Dalem, Kecamatan Kota, Kudus.

Kasus ini terbongkar hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah dilaporkan pada 26 Agustus 2025.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo menjelaskan, korban mengalami kerugian hingga Rp800 juta. “Pelaku berhasil diamankan pada hari yang sama dengan laporan korban. Seluruh barang bukti juga sudah berhasil ditemukan dalam kondisi utuh,” kata AKBP Heru Dwi Purnomo saat konferensi pers di Mapolsek Kudus Kota, Selasa (9/9/2025).

Modus Operandi Pelaku

Korban yang tinggal di Jakarta menyimpan koleksi barang antik di rumahnya seluas 1.000 meter persegi di Desa Langgar Dalem. Rumah tersebut hanya dijaga seorang penjaga pada siang hari.

Baca Juga  Polres Semarang Gelar Apel Siaga: Bersinergi Antisipasi Bencana di Musim Penghujan

Melihat celah, pelaku berinisial APW (28) yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, meminjam kunci rumah dengan alasan ikut menjaga pada malam hari.

Saat berada di rumah, pelaku memotret barang-barang koleksi, lalu mengunggahnya ke marketplace untuk dijual. Barang antik tersebut laku terjual senilai Rp80 juta, jauh di bawah harga aslinya yang mencapai Rp800 juta.

Penangkapan dan Barang Bukti

Berdasarkan penelusuran akun marketplace, polisi berhasil melacak pembeli sekaligus menemukan kembali barang-barang antik yang dijual. Selanjutnya, pelaku diamankan di rumah temannya di Desa Jepang Pakis, Kudus.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

14 lampu gantung besar dan 4 lampu gantung kecil

Baca Juga  Pemkot Salatiga Resmikan SPPG Ledok, Perluas Jangkauan Program Makan Bergizi Gratis

6 peti kayu

1 set kursi rotan

1 gentong tembaga

1 lonceng besar

2 kipas kayu

2 gramofon antik

1 radio kuno

3 jam dinding kuno

1 pasang patung Jawa

8 lampu petromak

Pasal yang Dikenakan

Atas perbuatannya, APW dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo memberikan apresiasi kepada Unit Reskrim Polsek Kudus Kota atas kerja cepat dan terukur dalam pengungkapan kasus ini.

“Semoga ini menjadi contoh bagi jajaran Polsek lain, agar setiap laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Kasus Lain yang Terungkap

Selain kasus pencurian barang antik, Polsek Kudus Kota juga berhasil mengungkap sejumlah tindak pidana sepanjang 2025, di antaranya:

Baca Juga  TNI Gerak Cepat Tangani Dampak Erupsi Semeru di Lumajang

Kasus kepemilikan senjata tajam oleh seorang residivis asal Palembang. Pelaku terbukti membawa parang dan badik dalam setiap aktivitasnya dan dijerat UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Kasus pengeroyokan di Jalan Turaichan, Kelurahan Kajeksan, pada 5 Agustus 2025. Polisi berhasil menangkap tiga pelaku berinisial SR, EAK, dan NY hanya dalam 10 jam pascakejadian, sementara tiga pelaku lain masih dalam pengejaran. Mereka dijerat Pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Pesan Kepolisian

Dengan keberhasilan ini, Polres Kudus menegaskan komitmen untuk selalu hadir dan sigap dalam merespons laporan masyarakat.

“Polri akan terus bekerja maksimal menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga kehadiran kami benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” pungkas Kapolres. (*)

Berita Terkait

Kecelakaan di JLS Salatiga, Truk Wing Box Hantam Truk yang Berhenti, Satu Pengemudi Terluka
Pelayanan Ramah Lansia Hadir di Salatiga, RSUD dr. Soebarkat Resmikan Poliklinik Geriatri
Inspiratif, Guru Olahraga SD Negeri Bener 01 Rela Jadi Sopir Antar Jemput Demi Keselamatan Siswa
Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu Sistem Tempel di Klaten-Boyolali
PT. MBK Ventura Perkuat Edukasi Keuangan dan Kepedulian Sosial Lewat Santunan Anak Yatim di Kendal
Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang
Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani
Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:38

Kecelakaan di JLS Salatiga, Truk Wing Box Hantam Truk yang Berhenti, Satu Pengemudi Terluka

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:05

Pelayanan Ramah Lansia Hadir di Salatiga, RSUD dr. Soebarkat Resmikan Poliklinik Geriatri

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:55

Inspiratif, Guru Olahraga SD Negeri Bener 01 Rela Jadi Sopir Antar Jemput Demi Keselamatan Siswa

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:17

Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu Sistem Tempel di Klaten-Boyolali

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:19

PT. MBK Ventura Perkuat Edukasi Keuangan dan Kepedulian Sosial Lewat Santunan Anak Yatim di Kendal

Rabu, 1 April 2026 - 07:57

Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:49

Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Berita Terbaru