KAB. SEMARANG | BESOKLAGI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Dusun Krajan 4, Desa Pucung, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, resmi ditutup setelah seluruh sasaran pembangunan fisik berhasil diselesaikan dengan capaian 100 persen. Penutupan kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (11/03/2026) dan menjadi penanda berakhirnya rangkaian program pembangunan terpadu antara TNI dan pemerintah daerah di wilayah tersebut.
Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 dipimpin langsung oleh Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Nugroho, S.I.P., M.M. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Bupati Semarang Dr. H. Ngesti Nugraha, unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat setempat yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.
Dalam amanatnya, Letkol Kav Fajar Nugroho menyampaikan bahwa program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Tema ini menegaskan pentingnya pembangunan desa sebagai dasar utama dalam mewujudkan kemajuan bangsa.
Menurutnya, desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu, pembangunan desa menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian di daerah.
“Membangun dari desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk sinergi antara berbagai pihak dalam mempercepat pembangunan di daerah. Program ini melibatkan kerja sama antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, serta Polri.
Melalui kolaborasi tersebut, berbagai program pembangunan dapat dipadukan untuk menjangkau masyarakat secara langsung, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Adapun sasaran fisik dalam program TMMD kali ini meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa, di antaranya pengecoran jalan sepanjang 748 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 centimeter. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa rehabilitasi mushola yang juga berhasil diselesaikan tepat waktu.
Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap I juga menghadirkan berbagai kegiatan non fisik yang bertujuan meningkatkan wawasan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi Penyuluhan Bela Negara dan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dari Kodim 0714/Salatiga, Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba serta Kamtibmas dari Polres Semarang, hingga pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan.
Pelayanan tersebut di antaranya meliputi pelayanan KB kesehatan, penyuluhan kesehatan masyarakat, serta pelayanan percepatan pembuatan KTP dan KIA elektronik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Semarang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah beserta jajaran Forkopimda dan Dinas OPD terkait atas dukungan yane diberikan, terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat yang telah bekerja maksimal” ujar Dandim.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Dandim berharap hasil pembangunan yang telah dicapai melalui program TMMD Sengkuyung ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Dengan demikian, pembangunan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi kemajuan serta kesejahteraan warga desa di masa mendatang. (*)






