Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan Makanan MBG

- Editor

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah ambulans mengevakuasi siswa yang kondisinya memburuk ke beberapa rumah sakit di Kabupaten Kudus.

Sejumlah ambulans mengevakuasi siswa yang kondisinya memburuk ke beberapa rumah sakit di Kabupaten Kudus.

KUDUS | BESOKLAGI.COM – Insiden dugaan keracunan massal mengguncang SMA Negeri 2 Kudus, Kamis (29/1/2026). Ratusan siswa dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan sehari sebelumnya.

Peristiwa tersebut menyebabkan aktivitas belajar mengajar di sekolah terganggu secara signifikan. Puluhan siswa harus menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit, sementara ratusan lainnya diminta melakukan observasi mandiri akibat gejala yang relatif ringan.

Sejak pagi hari, para siswa mengeluhkan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari mual, pusing, muntah, nyeri perut, hingga diare. Kondisi ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan membuat pihak sekolah segera mengambil langkah penanganan darurat.

Baca Juga  Perangi Narkoba, Jaga Kesehatan: Rutan Salatiga Gelar VCT dan Tes Urine Massal bagi Warga Binaan

Sejumlah ambulans dari berbagai rumah sakit di Kabupaten Kudus dikerahkan untuk mengevakuasi siswa yang kondisinya memburuk. Proses evakuasi berlangsung sejak pagi hingga siang hari untuk memastikan siswa mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

Siswa yang membutuhkan perawatan intensif dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD dr Loekmonohadi, RS Sarkies, RS Kumalasiwi, RS Mardi Rahayu, serta RS Islam Kudus. Petugas medis bergerak cepat guna memastikan kondisi para korban tetap stabil.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Mustiko Wibowo, membenarkan adanya laporan dugaan keracunan massal tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan sejak pagi hari dan langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah serta rumah sakit terkait.

Baca Juga  Operasi Narkoba di Danau Toba: 2,5 Kg Ganja Disita, Lima Tersangka Diamankan, Seorang Mahasiswa Diduga sebagai Pemasok

“Ada laporan siswa mengalami mual, muntah, dan diare. Dugaan sementara mengarah pada keracunan makanan, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” jelas Mustiko.

Ia menjelaskan bahwa makanan yang dikonsumsi para siswa merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis yang dibagikan pada Rabu (28/1/2026). Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam, tempe, sayur kecambah, serta kuah soto.

Sejumlah siswa mengaku mencium aroma tidak biasa dari makanan tersebut sebelum akhirnya mengalami keluhan kesehatan pada keesokan harinya. Temuan tersebut menjadi salah satu fokus awal dalam proses penyelidikan.

“Kami sudah mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium. Sambil menunggu hasilnya, distribusi MBG dari dapur penyedia yang sama kami hentikan sementara,” tegasnya.

Baca Juga  Presiden Prabowo Ingatkan Bahaya Provokasi, Tekankan Persatuan Nasional di Tengah Dinamika Bangsa

Berdasarkan data terakhir hingga pukul 12.30 WIB, tercatat sebanyak 97 siswa menjalani perawatan di rumah sakit, sementara 104 siswa lainnya menjalani observasi mandiri karena hanya mengalami gejala ringan.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat menangani kejadian tersebut dan memastikan seluruh siswa terdampak memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal. Ia juga memerintahkan penghentian sementara distribusi Makan Bergizi Gratis dari dapur penyedia yang sama serta memastikan investigasi dilakukan secara transparan dan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

Berita Terkait

PWI Pusat Gelar Retret 2026, Perkuat Peran Pers Nasional
Bocah Perempuan Tewas dalam Perampokan di Karanggede
Motor Tabrak Truk Elpiji di Bergas, Satu Orang Meninggal Dunia
Perahu Hanyut di Rawa Pening, Nelayan Bawen Ditemukan Meninggal Dunia
Mendahului dari Kiri, Pengendara Motor Tewas di Jalan Lingkar Salatiga
Lawan Arus Marak di Jalan Monginsidi, Polisi Lakukan Penindakan Tegas
Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama
JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:51

PWI Pusat Gelar Retret 2026, Perkuat Peran Pers Nasional

Jumat, 30 Januari 2026 - 01:21

Bocah Perempuan Tewas dalam Perampokan di Karanggede

Jumat, 30 Januari 2026 - 01:12

Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan Makanan MBG

Jumat, 30 Januari 2026 - 01:00

Motor Tabrak Truk Elpiji di Bergas, Satu Orang Meninggal Dunia

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:16

Perahu Hanyut di Rawa Pening, Nelayan Bawen Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:23

Lawan Arus Marak di Jalan Monginsidi, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Senin, 26 Januari 2026 - 11:00

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:59

JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi

Berita Terbaru

Anggota Polsek Karanggede saat melakukan Olah TKP Sementara.

BERITA JATENG

Bocah Perempuan Tewas dalam Perampokan di Karanggede

Jumat, 30 Jan 2026 - 01:21

Sejumlah ambulans mengevakuasi siswa yang kondisinya memburuk ke beberapa rumah sakit di Kabupaten Kudus.

BERITA JATENG

Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan Makanan MBG

Jumat, 30 Jan 2026 - 01:12

Kendaraan yang dipakai korban kecelakaan di Bergas, diamankan Unit Gakkum Satlantas Polres Semarang.

BERITA JATENG

Motor Tabrak Truk Elpiji di Bergas, Satu Orang Meninggal Dunia

Jumat, 30 Jan 2026 - 01:00