13 Sekolah Rakyat Beroperasi di Jawa Tengah, Pemerintah Dorong Pendidikan untuk Memutus Rantai Kemiskinan

- Editor

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | BESOKLAGI.COM – Sebanyak 13 Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh pemerintah pusat kini telah beroperasi di Jawa Tengah, memberikan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di provinsi ini. Sekolah-sekolah ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan lintas generasi.

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, meresmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 di Kota Semarang, yang menggabungkan jenjang SD dan SMA dengan masing-masing tingkat menampung 50 siswa. Agus menegaskan bahwa sekolah rakyat ini dirancang untuk memberikan fasilitas lengkap, mulai dari bangunan hingga seragam, guna mendukung proses belajar siswa.

Baca Juga  Mewujudkan Kualitas Proyek Pemerintah: Seruan LAPK untuk Pengawasan Ketat di Salatiga

“Keberadaan Sekolah Rakyat adalah langkah konkret untuk memberi harapan bagi keluarga miskin agar bisa hidup sejahtera,” ujar Agus saat acara di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga  Polemik Usia Kendaraan, Wali Kota Robby Hadiri FGD Angkot Salatiga

Seleksi siswa yang diterima melalui data Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) memastikan bahwa bantuan tepat sasaran. Selain itu, sekolah ini dijamin bebas dari bullying, intoleransi, dan pelecehan. Para guru dan tenaga pendidik telah dibekali untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan aman.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turut memberikan semangat kepada para siswa agar terus giat belajar dan memanfaatkan kesempatan yang ada.

Baca Juga  Kerusuhan Massa di Jateng: Polda Amankan 1.747 Pelaku, Mayoritas Masih Pelajar

Salah satu siswa Sekolah Rakyat, Radith, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin atas dukungan dan fasilitasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di wilayah ini.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, diharapkan generasi muda dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh pendidikan berkualitas dan berkontribusi pada masa depan yang lebih baik. (*)

Berita Terkait

Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang
Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani
Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A
Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026
Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial
Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026
Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:43

Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang

Rabu, 1 April 2026 - 07:57

Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:49

Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:57

Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:56

Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:59

Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:32

Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang

Berita Terbaru