Polresta Sidoarjo Berhasil Ringkus Ratusan Pelaku Kriminal dalam Operasi Pekat: Perjudian, Narkoba, hingga Petasan Ilegal Terungkap

Imam Prabowo

- Editor

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | BL – Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan 197 pelaku kriminal dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk kasus perjudian, penyalahgunaan narkoba, dan peredaran petasan ilegal, (12/03/25).

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, mengungkapkan bahwa dalam operasi ini, pihak kepolisian juga menyita berbagai barang bukti, di antaranya handphone, uang tunai, kartu remi, serta 48,76 butir obat-obatan terlarang. Selain itu, ditemukan pula peralatan untuk merakit petasan ilegal, yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca Juga  Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Salatiga Gelar Deteksi Dini Penyakit dan Konseling HIV

“Para tersangka terlibat dalam berbagai tindak pidana, mulai dari perjudian online dan konvensional hingga peredaran narkoba. Untuk perjudian online, ancaman hukumannya bisa mencapai 6 tahun penjara, sementara pelaku narkoba bisa dijerat hingga 20 tahun penjara,” ujar Kombes Pol. Christian Tobing.

Petasan Ilegal: Dari Produksi Rumahan ke Pasar Gelap

Baca Juga  Lurahan Ora Kudu Golek Blanja, Eh, Malah Teko Kampanye! Bawaslu Ngudak-ngudak!

Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap dalam operasi ini adalah produksi petasan ilegal. Seorang tersangka diketahui membeli bahan baku secara sembunyi-sembunyi, kemudian merakit petasan dalam jumlah kecil dan menjualnya ke toko-toko serta masyarakat sekitar. Praktik ini sangat berbahaya karena sering kali dilakukan tanpa standar keamanan yang memadai.

Komitmen Kepolisian: Operasi Pekat Berlanjut

Kapolresta Sidoarjo menegaskan bahwa Operasi Pekat akan terus digencarkan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.

Baca Juga  Kemenag Tegaskan Nikah di Hari Libur, Petugas Penghulu Tetap Siap Layani di Luar KUA

“Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” pungkasnya.

Polresta Sidoarjo juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menekan angka kriminalitas. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, diharapkan wilayah Sidoarjo semakin aman dari ancaman penyakit masyarakat. (*)

Berita Terkait

Sambut Ramadan, Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Binaan
Respons Cepat, TNI-Polri dan Pemrov Jateng Turun ke Lokasi Longsor Ungaran Timur
Pawai Ramadhan SDIT Nidaul Hikmah Penuh Semangat dan Keceriaan
Kecelakaan di Persimpangan Gamol, Motor R15 Hantam Truk Wingbox
Manasik Haji 2026 Resmi Dibuka, 214 CJH Salatiga Siap Berangkat
TNI Manunggal Membangun Desa, TMMD Ke-127 Resmi Dimulai
Dirut BPR Salatiga Jadi Tersangka, Wali Kota Tegaskan Layanan Bank Tetap Normal
Dandim 0714/Salatiga Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Soliditas dan Komunikasi Satuan

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:12

Sambut Ramadan, Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Binaan

Selasa, 17 Februari 2026 - 05:11

Respons Cepat, TNI-Polri dan Pemrov Jateng Turun ke Lokasi Longsor Ungaran Timur

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:21

Pawai Ramadhan SDIT Nidaul Hikmah Penuh Semangat dan Keceriaan

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:04

Kecelakaan di Persimpangan Gamol, Motor R15 Hantam Truk Wingbox

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:36

Manasik Haji 2026 Resmi Dibuka, 214 CJH Salatiga Siap Berangkat

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:23

Dirut BPR Salatiga Jadi Tersangka, Wali Kota Tegaskan Layanan Bank Tetap Normal

Selasa, 10 Februari 2026 - 02:58

Dandim 0714/Salatiga Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Soliditas dan Komunikasi Satuan

Senin, 9 Februari 2026 - 11:25

UIN Salatiga Tambah Tiga Guru Besar, Dua Perempuan Ukir Sejarah Akademik

Berita Terbaru