Operasi Zebra Candi 2024: Langkah Tegas dan Humanis Polda Jateng Cegah Fatalitas Kecelakaan

- Editor

Minggu, 13 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Laporan: Imam Prabowo

SEMARANG | BL – Polda Jawa Tengah (Polda Jateng) akan menggelar Operasi Zebra Candi 2024 selama dua pekan, mulai Senin (14/10/2024) hingga Minggu (27/10/2024). Operasi tahunan ini bertujuan untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama kecelakaan dengan fatalitas tinggi yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kombes Pol. Sonny Irawan, Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, menekankan pentingnya operasi ini dalam meningkatkan keamanan, keselamatan, dan ketertiban dalam berlalu lintas. “Tujuan utama Operasi Zebra Candi 2024 adalah mewujudkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas dengan pendekatan sosialisasi, edukasi, serta penertiban yang ditujukan kepada masyarakat, khususnya terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dengan korban meninggal dunia,” jelas Kombes Sonny pada konferensi pers di Mapolda Jateng, Minggu (13/10/2024).

Operasi Zebra Candi 2024 akan dilakukan dengan pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis. Penegakan hukum akan didukung oleh sistem elektronik, baik secara statis maupun mobile. Teguran simpatik juga akan diberikan kepada pengendara yang melanggar aturan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Baca Juga  Danrem 073/Makutarama Tinjau Kodim 0714/Salatiga, Tegaskan Disiplin Prajurit dan Penguatan Tugas Satuan

Beberapa pelanggaran utama yang menjadi sasaran penindakan dalam operasi ini antara lain:

1.Pengendara di bawah umur – yang berisiko tinggi mengalami kecelakaan akibat minimnya pengalaman dan kedewasaan dalam berkendara.

2.Penggunaan ponsel saat berkendara – gangguan konsentrasi ini merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan.

3.Pengendara yang melawan arus – tindakan ini sering menyebabkan tabrakan frontal yang fatal.

4.Melebihi batas kecepatan yang ditetapkan – kecelakaan fatal banyak terjadi akibat pengendara yang tidak mengendalikan laju kendaraan.

Baca Juga  Kemenkumham Jateng Refleksi Akhir Tahun: Evaluasi Kinerja dan Apresiasi untuk UPT Terbaik

5.Berkendara di bawah pengaruh alkohol – minuman beralkohol sangat mempengaruhi kemampuan pengemudi untuk bereaksi cepat.

6.Kendaraan bermotor yang melebihi kapasitas muatan dan dimensi (ODOL) – kendaraan ODOL tidak hanya membahayakan pengemudi dan penumpang, tetapi juga merusak infrastruktur jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Kombes Sonny menegaskan bahwa selain penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) juga menjadi fokus penting dalam Operasi Zebra Candi 2024. Langkah pencegahan terhadap pelanggaran peraturan lalu lintas akan digencarkan dengan harapan mampu menurunkan angka kecelakaan serta fatalitas. “Dengan operasi ini, kami berharap masyarakat semakin sadar dan disiplin dalam menerapkan peraturan lalu lintas. Ini semua demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Selain penindakan di lapangan, Polda Jateng juga akan mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Kampanye keselamatan jalan raya ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran yang lebih mendalam mengenai bahaya pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga  Penuh Kepedulian! Kapolres Salatiga Langsung Turun Tangan Bagikan Makanan Bergizi Untuk Seribu Pelajar dan Santri 

“Ayo bersama-sama kita wujudkan ketertiban berlalu lintas mulai dari diri kita sendiri. Kesadaran ini penting untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan raya, dalam rangka mewujudkan Jawa Tengah yang lebih tertib berlalu lintas,” ajak Kombes Sonny.

Operasi Zebra Candi 2024 diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama kecelakaan dengan korban jiwa. Polda Jateng mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kesadaran dalam berkendara, serta turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan di jalan. Dengan disiplin dan kerja sama dari semua pihak, diharapkan lalu lintas di Jawa Tengah semakin tertib dan aman bagi seluruh pengguna jalan. (*)

 

Berita Terkait

Ribuan Bibit Ditanam, Bukit Delok Jadi Simbol Pemulihan Merbabu
Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah
Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah
Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung
Robby Hernawan Motivasi Atlet Salatiga untuk Terus Berprestasi di Level Nasional dan Internasional
Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026, Karutan Salatiga Tegaskan Pelayanan PRIMA
Pemkot Salatiga Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Penanggulangan Kemiskinan 2025–2029
Wali Kota Salatiga Gandeng BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KKMP di Awal 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:53

Ribuan Bibit Ditanam, Bukit Delok Jadi Simbol Pemulihan Merbabu

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:05

Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54

Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:45

Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:14

Robby Hernawan Motivasi Atlet Salatiga untuk Terus Berprestasi di Level Nasional dan Internasional

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:26

Pemkot Salatiga Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Penanggulangan Kemiskinan 2025–2029

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:15

Wali Kota Salatiga Gandeng BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KKMP di Awal 2026

Sabtu, 3 Januari 2026 - 03:38

Donor Darah Warnai Peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Semarang

Berita Terbaru