Nasib Apes Menimpa Seorang Anggota DPR, Uang 300 Juta Raib Digondol Maling

- Editor

Selasa, 5 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Imam Prabowo

SALATIGA | BL – Kota Salatiga kembali digemparkan oleh aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Kali ini nasib apes menimpa seorang warga Sraten, Sis Budiono yang juga sebagai anggota DPR, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menjadi korban dengan kehilangan uang tunai sebesar Rp 300 juta. Peristiwa terjadi di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan pabrik kayu lapis Kencandran Sidomukti, Salatiga, pada Senin (4/11/2024) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Plh Kasi Humas Polres Salatiga, IPDA Sutopo, membenarkan peristiwa pencurian ini. “Ya benar, telah terjadi pencurian dengan pemberatan, modus pecah kaca,” ujarnya kepada wartawan besoklagi.com. Ia menjelaskan bahwa korban adalah Sis Budiyono (36), warga Desa Sraten yang mengalami kerugian cukup besar akibat kejadian ini.

Baca Juga  Lurahan Ora Kudu Golek Blanja, Eh, Malah Teko Kampanye! Bawaslu Ngudak-ngudak!

Berdasarkan keterangan IPDA Sutopo, peristiwa berawal ketika korban, Sis Budiyono, melakukan penarikan uang tunai sebesar Rp 300 juta dari Bank BCA Cabang Kota Salatiga pada Senin pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah menyelesaikan transaksi, korban tidak langsung pulang, melainkan pergi menuju Desa Sraten untuk berkunjung ke rumah seorang teman.

Usai bertamu, korban memutuskan untuk mampir makan siang di salah satu rumah makan di Jalan Imam Bonjol. Mobilnya diparkir di tepi jalan dengan kondisi terkunci. Namun, saat tengah menikmati makanannya, korban mendengar suara keras dari arah tempat mobilnya diparkir. Terkejut dan cemas, ia segera memeriksa kendaraannya.

Baca Juga  Kemenkumham Jateng Refleksi Akhir Tahun: Evaluasi Kinerja dan Apresiasi untuk UPT Terbaik

Sesampainya di lokasi parkir, Sis Budiyono mendapati kaca bagian kanan mobilnya telah pecah. Saat ia memeriksa ke dalam, uang yang baru saja diambilnya dari bank telah hilang tanpa jejak. “Saat dicek, ternyata kaca mobil sudah pecah dan uang yang baru saja diambil dari bank sudah tidak ada lagi di tempat,” jelas IPDA Sutopo.

Kasus ini kini dalam penyelidikan intensif oleh pihak Polres Salatiga. IPDA Sutopo mengungkapkan bahwa kepolisian sedang menghimpun keterangan dari para saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian dan berusaha mencari rekaman kamera pengawas di area tersebut. “Kami masih menyelidiki kasus ini, termasuk memeriksa rekaman CCTV yang mungkin merekam aksi pelaku. Kami harap rekaman tersebut dapat memberikan petunjuk untuk menangkap pelaku,” ungkapnya.

Baca Juga  Gebyar Prolanis: Rutan Salatiga Perkokoh Komitmen Pelayanan Kesehatan Gratis bagi WBP

Pihak kepolisian menduga bahwa pelaku sudah membuntuti korban sejak dari bank atau mengetahui korban membawa sejumlah besar uang. Saat korban meninggalkan mobil tanpa pengawasan, pelaku langsung memanfaatkan kesempatan untuk melakukan aksinya.

IPDA Sutopo mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat membawa uang tunai dalam jumlah besar. Ia juga mengimbau agar warga menghindari menyimpan uang atau barang berharga dalam kendaraan, terutama di lokasi umum yang tidak memiliki pengawasan ketat.

Baca Juga  Awal Gemilang! SSB POP Junior Salatiga Tumbangkan Slawi United di Piala Soeratin U-15 Jawa Tengah

“Kami menganjurkan agar warga tidak menyimpan uang tunai atau barang berharga di dalam mobil, terutama jika ditinggalkan di tempat umum tanpa pengawasan. Jika memungkinkan, bawa uang atau barang berharga bersama Anda atau gunakan jasa pengamanan saat membawa uang dalam jumlah besar,” tutur IPDA Sutopo.

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca memang menjadi salah satu kasus yang cukup sering terjadi belakangan ini. Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat agar waspada, terutama di area yang rawan pencurian. Kasus-kasus serupa diharapkan dapat diminimalisir dengan meningkatkan kewaspadaan dan keamanan.

Baca Juga  Gebyar Prolanis Rutan Salatiga: Program Inovatif Cegah Penyakit Kronis dan Jaga Kesehatan Warga Binaan

Masyarakat Kota Salatiga dan sekitarnya berharap pelaku segera tertangkap agar dapat diproses secara hukum. Pihak kepolisian sendiri terus berupaya memberikan rasa aman dengan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan serta mengimbau warga untuk melapor jika mengetahui informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini. (*)

Berita Terkait

Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A
Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026
Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial
Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026
Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan
Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang
Respons Cepat TNI, Danrem 073 Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Ungaran Timur

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:49

Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:57

Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:42

Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:56

Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:32

Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:01

Respons Cepat TNI, Danrem 073 Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Ungaran Timur

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:24

Kabar Baik! Proyek Exit Tol Patimura Salatiga Segera Dibangun

Berita Terbaru