Kota Salatiga Siaga: Apel Gabungan dan Pengecekan Sarpras untuk Kesiapsiagaan Bencana

- Editor

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Imam Prabowo

SALATIGA | BL – Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, M.Psi, M.Si, Psi, memimpin Apel Siaga Tanggap Bencana dan Pergelaran Sarana-Prasarana (Sarpras) di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin 09 Desember 2024. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di Kota Salatiga.

Apel ini diikuti oleh berbagai elemen, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), dan kelompok relawan lokal. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman bencana.

Baca Juga  "Pangertosan Statistik: Ngapusi Wong, Ojo Kakehan Ngomong!"

Dalam amanatnya, Kapolres Aryuni menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang terus bersinergi. Ia menegaskan pentingnya langkah preventif agar masyarakat terhindar dari dampak bencana.

“Yang terpenting adalah masyarakat jauh dari bencana, dan kita mampu menjauhkan masyarakat dari segala potensi bahaya,” ujar Kapolres Aryuni.

Baca Juga  Dandim 0714/Salatiga Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Soliditas dan Komunikasi Satuan

Kapolres juga memaparkan data bencana di Jawa Tengah sepanjang 2024. Sebanyak 138 kejadian bencana telah terjadi, mengakibatkan 32 korban jiwa dan 2 orang hilang. Meski potensi bencana di Salatiga relatif kecil, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.

“Kita tidak boleh meremehkan potensi bencana, meskipun kecil. Semua pihak harus siap dan sigap menghadapi segala kemungkinan,” tambahnya.

Baca Juga  Tragedi Bocah 12 Tahun: Polres Boyolali Tangani Kasus Kekerasan Warga

Kapolres Aryuni menekankan bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas satu atau dua institusi. Ia menggarisbawahi beberapa langkah strategis yang perlu diambil:

1. Pemetaan Wilayah Rawan Bencana: Sosialisasi dan identifikasi area berisiko kepada masyarakat.

2. Penyediaan Jalur Evakuasi dan Tempat Pengungsian: Memastikan lokasi pengungsian aman dan mudah diakses.

Baca Juga  Tanpa Bebani APBD: Wali Kota Salatiga Pilih Gunakan Mobil Pribadi Untuk Operasional, Bukti Komitmen Efisiensi Anggaran

3. Kolaborasi Antarinstansi: Menjamin koordinasi yang efektif dalam penanganan bencana.

4. Membangun Budaya Siaga: Mengedukasi masyarakat untuk menjadi “polisi” bagi diri mereka sendiri.

“Melalui apel ini, kita harapkan tercipta harmonisasi dan koordinasi antarinstansi, sehingga kita dapat memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ungkapnya.

Baca Juga  Piala Wali Kota Surabaya 2025 Resmi Bergulir: Pemanasan Menuju Porprov, Cetak Atlet dan Sport Tourism

Setelah apel, Kapolres Aryuni bersama pejabat BPBD dan jajaran Polres Salatiga melakukan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Peralatan yang diperiksa mencakup kendaraan, peralatan evakuasi, dan perlengkapan darurat lainnya.

“Kelengkapan dan fungsi sarpras harus selalu optimal. Ketika bencana terjadi, kita harus siap membantu masyarakat secara maksimal,” tutup Kapolres Aryuni.

Baca Juga  Tari Mengharumkan Nama Kota: Salatiga Tampil Memukau di MUNAS APEKSI, Wali Kota Robby Hernawan Beri Apresiasi Khusus

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan, tetapi juga ajang menanamkan budaya siaga bencana di Kota Salatiga. Sinergi yang kuat antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan dapat meminimalkan risiko dan dampak bencana di wilayah ini.

Dengan langkah proaktif ini, Kota Salatiga semakin menunjukkan komitmennya dalam melindungi warganya dari ancaman bencana alam. (*)

Berita Terkait

Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026
Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial
Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026
Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan
Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang
Respons Cepat TNI, Danrem 073 Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Ungaran Timur
Kabar Baik! Proyek Exit Tol Patimura Salatiga Segera Dibangun

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:57

Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:42

Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:56

Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:59

Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:01

Respons Cepat TNI, Danrem 073 Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Ungaran Timur

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:24

Kabar Baik! Proyek Exit Tol Patimura Salatiga Segera Dibangun

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:00

Dahului Truk dari Kiri, Pemotor Tewas Tertabrak Truk di Tengaran

Berita Terbaru