Hari Pers Nasional Jateng 2026, PWI Dorong Sinergi Pers dan Akademisi

- Editor

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dialog 5 Rektor dalam rangkaian peringatan HPN Jawa Tengah 2026.

Dialog 5 Rektor dalam rangkaian peringatan HPN Jawa Tengah 2026.

SEMARANG | BESOKLAGI.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menggelar Dialog 5 Rektor sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Jawa Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang H Panoet Harsono Lantai 4 Universitas BPD, Jalan Soekarno Hatta Nomor 88 Semarang, Kamis (5/2/2026).

Dialog mengusung tema “Menyehatkan Peran Kontrol Sosial untuk Memperkuat Kemerdekaan Pers”. Kegiatan diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) antara PWI Jawa Tengah dan Universitas BPD sebagai bentuk penguatan sinergi antara pers dan perguruan tinggi.

Lima pimpinan perguruan tinggi hadir sebagai narasumber, yakni Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., Rektor Universitas BPD Prof. Dr. Sri Tutie Rahayu, M.Si., Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Dr. Eny Winaryati, M.Pd., Rektor Universitas Panca Sakti Tegal Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum., serta Wakil Rektor I Universitas Semarang (USM) Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si.

Baca Juga  Pelayanan SIM Kini Lebih Nyaman, Berkat Kehadiran Duta Pelayanan Satpas Salatiga

Kegiatan diskusi ilmiah tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Karyawan Karyawati dan Pensiunan (YKKP) Bank Jateng Joko Sambodo beserta jajaran pengurus. Hadir pula pengurus PWI Jawa Tengah, termasuk Dewan Kehormatan dan jajaran pengurus harian.

Dalam dialog tersebut, Rektor Udinus Prof. Pulung Nurtantio Andono menegaskan pers memiliki peran fundamental dalam pembangunan nasional. Ia menyebut tanpa pers, capaian pembangunan Indonesia tidak akan diketahui publik, serta menilai pers sebagai penyeimbang dan penggerak perjalanan bangsa.

Sementara itu, Rektor Universitas BPD Prof. Sri Tutie Rahayu menyatakan pers merupakan salah satu pilar utama demokrasi yang harus terus dijaga marwahnya. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab mengedukasi mahasiswa dan dosen mengenai etika pers sebagai bagian dari sistem demokrasi.

Baca Juga  Solidaritas Menyatu di Salatiga: Fun Run, Zumba, dan Doorprize Meriahkan Hari Buruh 2025

Rektor Universitas Panca Sakti Tegal Prof. Taufiqulloh menambahkan bahwa kecakapan di ruang digital saja tidak cukup tanpa kontrol sosial yang kuat. Ia menekankan pentingnya kontrol sosial formal melalui kode etik pers maupun kontrol sosial informal agar ruang publik tetap sehat.

Wakil Rektor III Unimus Dr. Eny Winaryati menyoroti pentingnya tiga unsur dalam bermedia, yaitu edukasi, partisipasi, dan hati nurani. Ia menyebut ketiga unsur tersebut juga tercermin dalam Surat Iqro’ yang menjelaskan tentang penglihatan, pendengaran, dan hati manusia.

Ia menjelaskan, tugas media adalah menghadirkan narasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan layanan informasi serta edukasi kepada audiens. Di sisi lain, audiens juga memiliki peran partisipatif dengan tetap mengedepankan etika dan hati nurani dalam konteks kemerdekaan pers.

Baca Juga  Keakraban Tanpa Batas: Kapolres Salatiga Beri Kejutan Manis di Hari Pers Nasional 2025

Wakil Rektor I USM Prof. Haslina menyampaikan bahwa perkembangan digital Artificial Intelligence (AI) telah menjadi keniscayaan, khususnya di kalangan mahasiswa, generasi muda, dan dunia pers. Menurutnya, pemanfaatan AI membutuhkan kecermatan, sikap kritis, imajinasi, dan kreativitas agar berdampak positif.

Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dalam sambutannya menyoroti masih tingginya tekanan terhadap kerja-kerja jurnalistik. Ia menyebut intimidasi dan intervensi terhadap wartawan masih kerap terjadi dan berpengaruh terhadap kualitas kemerdekaan pers di Indonesia.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pemeringkatan global kebebasan pers, posisi Indonesia masih berada di peringkat 127 dari 180 negara. Melalui Dialog 5 Rektor ini, PWI Jawa Tengah berharap kemerdekaan pers semakin kuat dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional demi kepentingan publik dan penguatan demokrasi. (*)

Berita Terkait

TNI Manunggal Membangun Desa, TMMD Ke-127 Resmi Dimulai
Dirut BPR Salatiga Jadi Tersangka, Wali Kota Tegaskan Layanan Bank Tetap Normal
Dandim 0714/Salatiga Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Soliditas dan Komunikasi Satuan
UIN Salatiga Tambah Tiga Guru Besar, Dua Perempuan Ukir Sejarah Akademik
Rutan Salatiga Deklarasikan Pelayanan Tanpa Korupsi dan Pungli
Upacara Bendera Berbeda, Kapolres Salatiga Hadir Langsung di SMPN 3
Aliansi Mahasiswa Salatiga Gelar Aksi, Kritik Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota
Dandim Baru 0714/Salatiga Resmi Dilantik, Fokus Keamanan dan Stabilitas Wilayah

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:53

TNI Manunggal Membangun Desa, TMMD Ke-127 Resmi Dimulai

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:23

Dirut BPR Salatiga Jadi Tersangka, Wali Kota Tegaskan Layanan Bank Tetap Normal

Selasa, 10 Februari 2026 - 02:58

Dandim 0714/Salatiga Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Soliditas dan Komunikasi Satuan

Senin, 9 Februari 2026 - 11:25

UIN Salatiga Tambah Tiga Guru Besar, Dua Perempuan Ukir Sejarah Akademik

Senin, 9 Februari 2026 - 11:09

Rutan Salatiga Deklarasikan Pelayanan Tanpa Korupsi dan Pungli

Senin, 9 Februari 2026 - 07:04

Aliansi Mahasiswa Salatiga Gelar Aksi, Kritik Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:34

Dandim Baru 0714/Salatiga Resmi Dilantik, Fokus Keamanan dan Stabilitas Wilayah

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:37

Salatiga Eco Park (SAE), Destinasi Wisata Edukasi Ramah Lingkungan

Berita Terbaru

Upacara pembukaan TMMD diikuti oleh unsur Forkopimda, TNI dan Polri, pemerintah daerah serta tokoh masyarakat.

BERITA JATENG

TNI Manunggal Membangun Desa, TMMD Ke-127 Resmi Dimulai

Selasa, 10 Feb 2026 - 07:53