Satpam SPPG Kecandran Ditemukan Meninggal di Ruang Penjagaan

Imam Prabowo

- Editor

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Imam Prabowo

Laporan: Imam Prabowo

SALATIGA | BESOKLAGI.COM – Polres Salatiga, Polda Jawa Tengah, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di ruang satpam SPPG Yayasan Cipta Pangan Sejahtera, Sawahan, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu pagi (19/9/2026).

Peristiwa tersebut diketahui saat petugas piket fungsi Reskrim bersama personel Polsek Sidomukti, SPKT Polres Salatiga, Piket Reskrim Polsek Sidomukti, Piket Identifikasi, dan Piket Intelkam mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban diketahui berinisial S, laki-laki berusia 49 tahun. Sehari-hari, korban bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus petugas keamanan atau satpam di SPPG Yayasan Cipta Pangan Sejahtera tersebut.

Kejadian bermula sekitar pukul 05.45 WIB ketika rekan kerja korban datang ke lokasi untuk melaksanakan pergantian tugas jaga. Saat tiba di ruang penjagaan, saksi melihat korban sedang duduk di kursi dan sempat mengira korban sedang tidur.

Baca Juga  Bukan Cuma Tegakkan Hukum, Adhyaksa Turun Tangan: Beras Meluncur, Air Bersih Mengalir untuk Warga Kabupaten Semarang

Sekitar pukul 06.15 WIB, saksi kemudian bermaksud membangunkan korban. Namun, saat memegang tangan korban, saksi mendapati kondisi tangan korban sudah lemas. Saksi selanjutnya melakukan pengecekan terhadap denyut nadi dan mendapati nadi korban sudah tidak berdenyut.

Mengetahui kondisi tersebut, saksi kemudian menghubungi Ketua RT setempat untuk memberitahukan kejadian tersebut. Ketua RT bersama sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi dan turut melakukan pengecekan terhadap kondisi korban. Setelah memastikan korban dalam kondisi tidak bernyawa, Ketua RT kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Menerima laporan tersebut, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan serta olah TKP. Sejumlah personel yang terlibat antara lain Piket Fungsi Reskrim, personel Polsek Sidomukti, SPKT Polres Salatiga, Piket Reskrim Polsek Sidomukti, Piket Identifikasi Polres Salatiga dan Piket Fungsi Intelkam. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap TKP dan mencatat keterangan para saksi.

Baca Juga  Salatiga Kebut 140 Proyek Infrastruktur Sepanjang 2025, Sejumlah Pekerjaan Terkendala Waktu

Pemeriksaan medis juga dilakukan oleh dokter untuk memastikan kondisi korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia karena sakit. Tidak ditemukan informasi yang mengarah pada adanya tindak kekerasan dalam laporan awal penanganan TKP.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, keluarga membawa jenazah menuju rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman. Pihak keluarga juga menyatakan tidak berkenan dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan maupun informasi dari masyarakat akan mendapatkan respons dan penanganan dari jajaran Polres Salatiga sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga  Jelang Nataru, Satlantas Polres Salatiga dan Dishub Gelar Ramp Check Angkota untuk Jamin Keselamatan

“Setiap informasi yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kami berkomitmen untuk memberikan respons secara cepat dan melakukan penanganan sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegas AKBP Jonathan David Harianthono, S.I.K., M.H.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian sehingga petugas dapat segera hadir di lokasi dan melakukan penanganan.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting. Apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, segera laporkan melalui kanal resmi kepolisian agar dapat segera kami tindaklanjuti,” pungkas AKBP Jonathan David Harianthono, S.I.K., M.H. (*)

Berita Terkait

Kemarau Panjang Bikin Sumur Mengering, KUA Sumowono Datang Membawa Harapan Untuk 752 Warga Ngoho
Jambret HP di Jalan Kemiri Salatiga Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap
Murah, Gurih dan Bikin Nagih! Kepala Manyung Warung Murah Berkah Jadi Jujugan Warga Salatiga
Kecelakaan Dua Motor di Jalan Diponegoro Salatiga, Satu Pengendara Tewas
Curi Perhiasan Emas, Perempuan di Salatiga Diamankan Polisi
Salatiga Juara! Perjalanan Panjang Berakhir di Podium Bawa Mahkota Popda Jateng 2026
101 Tahun Melayani, SMC RS Telogorejo Gelar The Path to Healthy Life 2.0
Bukan Cuma Tegakkan Hukum, Adhyaksa Turun Tangan: Beras Meluncur, Air Bersih Mengalir untuk Warga Kabupaten Semarang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 03:48

Satpam SPPG Kecandran Ditemukan Meninggal di Ruang Penjagaan

Jumat, 18 September 2026 - 12:41

Kemarau Panjang Bikin Sumur Mengering, KUA Sumowono Datang Membawa Harapan Untuk 752 Warga Ngoho

Kamis, 17 September 2026 - 10:55

Jambret HP di Jalan Kemiri Salatiga Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Kamis, 17 September 2026 - 10:22

Murah, Gurih dan Bikin Nagih! Kepala Manyung Warung Murah Berkah Jadi Jujugan Warga Salatiga

Rabu, 16 September 2026 - 13:23

Kecelakaan Dua Motor di Jalan Diponegoro Salatiga, Satu Pengendara Tewas

Senin, 7 September 2026 - 00:41

Salatiga Juara! Perjalanan Panjang Berakhir di Podium Bawa Mahkota Popda Jateng 2026

Jumat, 4 September 2026 - 09:59

101 Tahun Melayani, SMC RS Telogorejo Gelar The Path to Healthy Life 2.0

Selasa, 1 September 2026 - 14:30

Bukan Cuma Tegakkan Hukum, Adhyaksa Turun Tangan: Beras Meluncur, Air Bersih Mengalir untuk Warga Kabupaten Semarang

Berita Terbaru

Laporan: Imam Prabowo

BERITA JATENG

Satpam SPPG Kecandran Ditemukan Meninggal di Ruang Penjagaan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 03:48