Wali Kota Salatiga Gandeng BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KKMP di Awal 2026

- Editor

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audensi Wali Kota Salatiga dengan jajaran Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah.

Audensi Wali Kota Salatiga dengan jajaran Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah.

SALATIGA | BESOKLAGI.COM – Upaya memperkokoh ketahanan pangan Kota Salatiga mulai digerakkan sejak awal tahun 2026. Hal tersebut ditandai dengan audiensi antara Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp. OG., dan jajaran Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Tengah yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota, Selasa (6/1/2026).

Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat namun sarat perencanaan strategis itu turut dihadiri Pj. Sekda Kota Salatiga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Pertemuan ini difokuskan pada perumusan strategi distribusi pangan yang lebih inklusif dan berpihak pada ekonomi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Robby menegaskan komitmennya untuk menjadikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai fondasi penguatan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Bulog, Dinas Koperasi, dan Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) agar sistem distribusi pangan berjalan lebih tertata dan terarah.

Baca Juga  Teladani Akhlak Rasulullah, Polres Demak Gelar Maulid Nabi dan Doa Bersama

“Sinergi ini harus nyata. Saya ingin PDAU menjadi partner resmi Bulog yang mengawal operasional KKMP. Jadi, jalurnya jelas dan terarah,” tutur Robby di depan jajaran Bulog dan OPD terkait.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menyoroti peran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai strategis dalam mendukung keberlangsungan KKMP. ASN diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak koperasi.

Ia pun menegaskan bahwa keberadaan KKMP tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan pedagang kecil. “KKMP kita arahkan sebagai distributor untuk warung-warung terdekat. Eceran hanya untuk bahan tertentu saja. Prinsipnya, kita ingin keberadaan koperasi ini justru menghidupkan, bukan mematikan usaha kecil,” tegasnya.

Baca Juga  Terlilit Utang, Warga Kertosono Nekat Bunuh Teman Demi Rampas Uang Rp114 Juta

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Salatiga juga mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan melalui KKMP. Kebijakan ini diambil agar perputaran ekonomi tetap berputar di wilayah Salatiga dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Wilayah BULOG Jawa Tengah, Sri Muniati, menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung visi Wali Kota Salatiga. Ia mengungkapkan bahwa hingga 4 Januari 2026, stok beras di Jawa Tengah mencapai 242.813 ton dan dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan hingga pertengahan tahun.

Baca Juga  Wali Kota Salatiga Sambut Hangat Profesor Arkeologi Dunia Bahas Kunjungan 35 Negara

Sri Muniati juga mengapresiasi keberadaan 23 unit KKMP di Kota Salatiga yang sebagian besar telah bertransformasi menjadi Rumah Pangan Kita (RPK). “Kami ingin ASN di Salatiga menjadi influencer ekonomi. Melalui KKMP, rantai distribusi dipangkas, sehingga masyarakat mendapatkan harga yang jauh lebih murah tanpa mengurangi kualitas. Infrastruktur kami di Gudang Harjosari siap mendukung penuh kebutuhan ini,” ungkap Sri Muniati.

Audiensi tersebut diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk menyusun petunjuk teknis operasional PDAU sebagai transporter. Penyusunan juknis ini diharapkan mampu memperjelas peran masing-masing pihak di lapangan, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Salatiga sebagai kota yang mandiri dan berketahanan pangan pada tahun 2026. (*)

Berita Terkait

Robby Hernawan Motivasi Atlet Salatiga untuk Terus Berprestasi di Level Nasional dan Internasional
Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026, Karutan Salatiga Tegaskan Pelayanan PRIMA
Pemkot Salatiga Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Penanggulangan Kemiskinan 2025–2029
Donor Darah Warnai Peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Semarang
Kurang Konsentrasi, Hijet Tabrak Pembatas Jembatan Cengek di Salatiga
Salatiga Kebut 140 Proyek Infrastruktur Sepanjang 2025, Sejumlah Pekerjaan Terkendala Waktu
Menko Pangan dan Mendag Sambangi Salatiga, Salurkan Bantuan Beras dan Pantau Harga Pangan
Danrem 073, Dandim 0714 dan Wali Kota Salatiga Tinjau Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:14

Robby Hernawan Motivasi Atlet Salatiga untuk Terus Berprestasi di Level Nasional dan Internasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:32

Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026, Karutan Salatiga Tegaskan Pelayanan PRIMA

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:26

Pemkot Salatiga Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Penanggulangan Kemiskinan 2025–2029

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:15

Wali Kota Salatiga Gandeng BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KKMP di Awal 2026

Sabtu, 3 Januari 2026 - 03:38

Donor Darah Warnai Peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Semarang

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:43

Salatiga Kebut 140 Proyek Infrastruktur Sepanjang 2025, Sejumlah Pekerjaan Terkendala Waktu

Jumat, 2 Januari 2026 - 06:07

Menko Pangan dan Mendag Sambangi Salatiga, Salurkan Bantuan Beras dan Pantau Harga Pangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:50

Danrem 073, Dandim 0714 dan Wali Kota Salatiga Tinjau Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru