Truk Box Nyasar ke Medan Tawuran, Dua Sopir Dikeroyok Brutal di Tengah Malam

- Editor

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tujuh tersangka dalam Press Conference Polres Salatiga.

Tujuh tersangka dalam Press Conference Polres Salatiga.

SALATIGA | BESOKLAGI.COM – Malam yang seharusnya lengang di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga mendadak berubah jadi arena horor. Dentuman keras, teriakan, dan cahaya senjata tajam berkilat di bawah lampu jalan menjadi saksi bagaimana dua sopir truk tak bersalah diserang secara brutal oleh sekelompok pemuda tawuran di atas Jembatan Sawahan II, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Rabu malam (24/9/2025).

Akibat peristiwa berdarah itu, tujuh pemuda kini harus meringkuk di balik jeruji besi Polres Salatiga.

Tawuran Berubah Jadi Teror Jalanan

Kapolres Salatiga AKBP Veronica, didampingi Plh Kasi Humas IPDA Sutopo, membeberkan kronologi kejadian dalam konferensi pers di halaman Mapolres, Rabu (15/10/2025).

“Korban atas nama Maryono (49) dan Saiful Yayyas Cahyo Yahudi (23), sopir dan kernet truk box AD-8518-BB, menjadi sasaran amuk massa. Mereka dikeroyok secara brutal oleh kelompok bersenjata tajam yang tengah tawuran,” ungkap Kapolres dengan nada tegas.

Baca Juga  Singkong Menyatukan Budaya: Pelajar Korea Selatan Selami Filosofi Ketela di Salatiga

Malam itu, truk box putih yang dikemudikan Maryono melaju dari arah Solo menuju Tegal. Namun saat melewati Jembatan Sawahan II, pandangan mereka terhalang kerumunan sekitar 50 orang yang sedang bentrok hebat.

Di lokasi itu, puluhan sepeda motor diparkir semrawut, menutup jalan. Karena jalur menikung dan menurun, truk tak sempat menghindar hingga menabrak dua motor milik peserta tawuran.

Benturan Picu Ledakan Emosi

Sekejap setelah benturan, amarah massa langsung meledak.

“Para pelaku tanpa pikir panjang langsung menyerang korban dengan batu dan senjata tajam. Mereka memecahkan kaca depan truk dan melukai korban,” beber AKBP Veronica.

Dalam kepanikan, Maryono dan Saiful berusaha kabur meninggalkan lokasi sambil meminta pertolongan warga sekitar. Beberapa pelaku berhasil ditangkap di tempat oleh warga yang geram dengan aksi brutal tersebut, sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga  Semarak Hari Santri Nasional di SMP IT Izzatul Islam Getasan, Siswa Antusias Ikuti Lomba Keislaman

Tak butuh waktu lama, tim Satreskrim Polres Salatiga bergerak cepat. Dalam operasi yang berlangsung hingga dini hari, petugas berhasil meringkus tujuh pelaku utama yang diduga kuat terlibat dalam pengeroyokan dan perusakan.

Tujuh Pemuda Meringkuk di Tahanan

Ketujuh tersangka yang kini ditahan di Polres Salatiga adalah: Muhammad Tegar Maulana (19), warga Cebongan, Mario Anurrana (19), warga Dukuh, Faizal Surya Hartanto (19), warga Getasan, Muhammad Bagus Setyawan (22), warga Mangunsari, Henry Herlambang (23), warga Banyubiru, Mufti Ngainul Khakim (20), warga Banyubiru dan Faozan Bukhori (19), warga Banyubiru.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa celurit, batu, dan pecahan kaca truk.

Menurut hasil pemeriksaan, aksi anarkis itu terjadi spontan akibat emosi yang memuncak.

“Para pelaku mengaku marah karena dua motor mereka tertabrak. Emosi yang tak terkendali membuat mereka bertindak brutal dan menyerang sopir tanpa alasan rasional,” jelas Kapolres.

Baca Juga  Langkah Nyata! Ditjenpas NTT dan Pengadilan Agama Kupang Hadirkan Kepastian Hukum Pascacerai

Kini para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan pasal berlapis, di antaranya Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 406 KUHP tentang Perusakan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aksi-aksi premanisme dan kekerasan di wilayah hukum Salatiga.

“Kami akan tindak tegas siapa pun yang membuat keonaran. Kota ini harus aman bagi siapa saja, bukan ajang tawuran dan kekerasan,” tutup AKBP Veronica.

Malam yang Tak Akan Terlupa

Kini, Jembatan Sawahan II kembali tenang. Namun bagi Maryono dan Saiful, malam itu akan selalu membekas. Malam ketika truk mereka dihajar tanpa ampun, hanya karena nasib buruk menempatkan mereka di tengah amukan para pemuda yang hilang kendali. (*)

Berita Terkait

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama
JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi
Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat
Pengurus PAKASA Salatiga Resmi Dilantik, Budaya Jawa Diteguhkan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota
Sempat Hilang dari Anggaran, Insentif Guru Non-ASN Salatiga Tetap Dibayarkan
Ribuan Bibit Ditanam, Bukit Delok Jadi Simbol Pemulihan Merbabu
Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah
Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 11:00

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:59

JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:48

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:26

Pengurus PAKASA Salatiga Resmi Dilantik, Budaya Jawa Diteguhkan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:10

Sempat Hilang dari Anggaran, Insentif Guru Non-ASN Salatiga Tetap Dibayarkan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:05

Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54

Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:45

Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung

Berita Terbaru

Talkshow di UKSW Salatiga yang dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

BERITA JATENG

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Senin, 26 Jan 2026 - 11:00

BERITA JATENG

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Jan 2026 - 04:48