Tragedi Panen Jengkol: Basuwi Meninggal Usai Jatuh dari Pohon Setinggi 7 Meter

- Editor

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi sedang melakukan olah TKP.

Polisi sedang melakukan olah TKP.

KAB. SEMARANG | BESOKLAGI.COM — Seorang warga Watuagung, Kecamatan Tuntang, bernama Basuwi (58), ditemukan meninggal dunia di kebun jengkol milik almarhumah Sutini di Dusun Gondoriyo, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (26/11/2025) sore. Korban diduga kuat terjatuh dari pohon jengkol setinggi sekitar 7 meter saat sedang memanen.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang pengguna jalan yang melintas di dekat lokasi. Saksi kemudian melaporkan temuannya kepada Ketua RW setempat, Mundjamil (43), yang rumahnya berdekatan dengan kebun tersebut.

Baca Juga  106 Gereja Disterilisasi, Polres Salatiga Perkuat Pengamanan Jelang Natal 2025

Kapolsek Jambu, Iptu Supanjar Edy Waluyo, SH., MH., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal oleh warga yang melintas.

“Korban ditemukan oleh warga saat melintas di lokasi, kemudian dilaporkan kepada Pak RW. Setelah itu, laporan langsung diteruskan ke Polsek Jambu,” jelas Kapolsek.

Dari keterangan pihak keluarga pemilik lahan, korban mulai memanjat pohon untuk memanen jengkol sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga pukul 16.00 WIB, korban diketahui sudah dalam kondisi tidak bernyawa di bawah pohon.

Baca Juga  PJ Wali Kota Salatiga Lantik 8 Kepala Sekolah SD Negeri Kota Salatiga

“Korban dikenal sebagai pemanen hasil kebun di wilayah Gondoriyo Jambu. Ia naik ke pohon jengkol sekitar pukul 13.00 WIB, dan ditemukan dalam kondisi meninggal tiga jam kemudian,” tambah Kapolsek.

Tim Polsek Jambu yang datang ke lokasi kemudian mendatangkan tenaga medis dari Puskesmas Jambu untuk melakukan pemeriksaan awal. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Polres Semarang Berikan Kejutan di HUT TNI ke-79

Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa korban meninggal murni akibat kecelakaan kerja, yaitu terjatuh dari pohon jengkol. “Korban meninggal akibat kecelakaan jatuh dari pohon. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi, sehingga jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkas Iptu Supanjar. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah
Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah
Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung
Robby Hernawan Motivasi Atlet Salatiga untuk Terus Berprestasi di Level Nasional dan Internasional
Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026, Karutan Salatiga Tegaskan Pelayanan PRIMA
Pemkot Salatiga Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Penanggulangan Kemiskinan 2025–2029
Wali Kota Salatiga Gandeng BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KKMP di Awal 2026
Donor Darah Warnai Peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Semarang

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:05

Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54

Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:45

Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:14

Robby Hernawan Motivasi Atlet Salatiga untuk Terus Berprestasi di Level Nasional dan Internasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:32

Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026, Karutan Salatiga Tegaskan Pelayanan PRIMA

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:15

Wali Kota Salatiga Gandeng BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KKMP di Awal 2026

Sabtu, 3 Januari 2026 - 03:38

Donor Darah Warnai Peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Semarang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 03:20

Kurang Konsentrasi, Hijet Tabrak Pembatas Jembatan Cengek di Salatiga

Berita Terbaru