Salatiga Siap Jadi Pionir Program Makan Bergizi Gratis: Kolaborasi untuk Generasi Sehat

- Editor

Selasa, 7 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Imam Prabowo

SALATIGA | BL – Kota Salatiga resmi menyatakan kesiapan untuk melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif nasional yang bertujuan meningkatkan gizi siswa sekolah. Hal ini disampaikan Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, dalam apel bersama yang digelar di Halaman Pemerintah Kota Salatiga, Senin (06/01/25).

Program MBG, yang dicanangkan secara nasional pada hari ini, telah menunjuk Salatiga sebagai salah satu kota percontohan pelaksanaannya. Program ini diinisiasi oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk memberikan masukan berbasis hasil uji coba kepada Presiden mengenai implementasi program serupa di seluruh Indonesia.

Strategi Pelaksanaan: Menyesuaikan Kesiapan Daerah

Menurut Yasip, pelaksanaan MBG dirancang fleksibel berdasarkan kesiapan masyarakat dan penyedia layanan di setiap daerah. Ada tiga skema utama yang akan diterapkan:

Baca Juga  Semangat Hidup Tak Pernah Pudar: Danramil Bergas Bantu Pedagang Lansia di Usia Senja

1. Pelibatan UMKM Lokal

Untuk wilayah dengan masyarakat yang siap, UMKM akan menjadi penyedia makanan. Dapur gizi setempat bertugas mengoordinasi, menentukan menu, dan mengawasi kualitas makanan.

2. Menggunakan Katering Besar

Apabila UMKM belum mampu memenuhi kebutuhan program, katering besar yang telah memenuhi standar gizi nasional akan dilibatkan sebagai penyedia utama.

3. Dapur Umum oleh Badan Gizi Nasional (BGN)

Untuk daerah dengan kesiapan minimal, dapur umum yang dikelola oleh BGN akan bertanggung jawab. Distribusi makanan dibantu oleh TNI dan Polri, yang memastikan kelancaran logistik dan ketersediaan bahan pangan.

Baca Juga  Hari Pahlawan ke-80: Wali Kota Salatiga Serahkan Bantuan kepada Veteran dan Janda Pejuang

“Pemda memiliki tugas utama untuk memonitor pelaksanaan program ini dan mengantisipasi kejadian luar biasa. Kami di Salatiga sudah siap jika nanti diperintahkan melaksanakan MBG secara penuh,” tegas Yasip.

Pelaksanaan MBG tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Yasip menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, UMKM, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menyukseskan program ini.

“Jika masyarakat siap, pelaksanaan akan lebih optimal karena mereka bisa terlibat langsung dalam pengelolaan dapur gizi. Namun jika kesiapan masih kurang, skema lain akan diterapkan tanpa mengurangi kualitas program,” ujar Yasip.

Sebagai salah satu kota yang ditunjuk untuk uji coba, Salatiga diharapkan menjadi model pelaksanaan MBG bagi daerah lain. Selain meningkatkan kualitas gizi siswa, program ini juga diharapkan dapat memberdayakan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM.

Baca Juga  Memukau: Dua Gol Pangkostrad Jadi Sorotan, Cetak Kemenangan dan Eratkan Solidaritas di Laga Persahabatan

“Kami bangga menjadi bagian dari program nasional ini. Dengan dukungan masyarakat dan semua pihak terkait, Salatiga siap menjadi contoh pelaksanaan MBG yang sukses,” tutup Yasip.

Program Makan Bergizi Gratis di Salatiga bukan hanya langkah untuk mengatasi masalah kekurangan gizi pada anak sekolah, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas. Melalui uji coba ini, Salatiga akan memberikan masukan berharga bagi keberlanjutan program di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang
Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani
Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A
Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026
Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial
Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026
Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:43

Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang

Rabu, 1 April 2026 - 07:57

Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:49

Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:57

Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:56

Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:59

Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:32

Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang

Berita Terbaru