Peduli Kemanusiaan: Darurat Stok Darah di Salatiga, PMI Salatiga Ajak Masyarakat Untuk Donor Darah 

Imam Prabowo

- Editor

Rabu, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | BL – Hari ketiga Lebaran masih diwarnai dengan tradisi silaturahmi, namun di sisi lain, stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Salatiga semakin menipis. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat kebutuhan darah tetap tinggi, terutama bagi pasien yang memerlukan transfusi mendesak.

Ketua UDD PMI Kota Salatiga, dr. Prasit Al Hakim, mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadan hingga Lebaran, jumlah pendonor mengalami penurunan drastis. “Saat Ramadan, banyak masyarakat yang enggan berdonor karena berpuasa, dan setelah Lebaran pun jumlahnya belum kembali normal. Sementara itu, permintaan tetap sama, sehingga stok darah menurun,” ujarnya, Rabu (2/4/2025).

Baca Juga  Kecelakaan di JLS Salatiga, Truk 18 Ton Terguling dan Mengakibatkan Kemacetan Panjang

Berdasarkan data terbaru per pukul 08.00 WIB, stok darah yang tersedia cukup mengkhawatirkan. Golongan darah A hanya tersisa 2 kantong, golongan darah B memiliki 4 kantong darah lengkap dan 1 kantong darah komponen. Untuk golongan darah O terdapat 6 kantong, sedangkan stok terbanyak adalah golongan AB dengan 15 kantong. Namun, jumlah ini dinilai masih belum aman untuk kebutuhan mendadak.

Baca Juga  Diduga Konsleting Kandang Ayam di Sumowono Ludes Terbakar Dini Hari, 55.000 Ekor Ayam Tewas, Kerugian Ditaksir Rp 3 Miliar

Mengetahui kondisi ini, dr. Prasit mengimbau masyarakat untuk segera mendonorkan darahnya. “Kami mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk menyempatkan diri datang ke PMI dan berdonor darah. Ini adalah aksi kemanusiaan yang sangat berarti,” tambahnya.

Salah satu warga, Tri Sukrisdiyanto, sebenarnya berniat untuk mendonorkan darahnya setelah mengetahui stok darah menipis. Namun sayang, niat baiknya harus tertunda lantaran tekanan darahnya yang tinggi. “Tadi tensi saya agak tinggi, jadi petugas tidak berani mengambil darah saya. Padahal saya sudah sering berdonor. Nanti saya coba lagi,” ujar Tri kepada Radar Semarang.

Baca Juga  Transparan dan Akuntabel: Ini Klarifikasi Lengkap Wali Kota Robby Hernawan Soal Interpelasi DPRD Salatiga

PMI berharap lebih banyak masyarakat tergerak untuk berdonor, terutama di momen pasca-Lebaran ini. Bagi yang ingin mendonorkan darahnya, bisa langsung datang ke kantor UDD PMI Kota Salatiga untuk membantu menyelamatkan nyawa sesama. (*)

Berita Terkait

Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang
Respons Cepat TNI, Danrem 073 Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Ungaran Timur
Kabar Baik! Proyek Exit Tol Patimura Salatiga Segera Dibangun
Dahului Truk dari Kiri, Pemotor Tewas Tertabrak Truk di Tengaran
Ramadan di Rutan Salatiga, Momentum Introspeksi dan Pembentukan Karakter
Wakil Wali Kota Salatiga Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Video Komplain MBG di SD Dukuh 05 Viral, Sekolah dan SPPG Buka Suara
Polda Jateng Bongkar 318 Kasus Narkoba dalam 47 Hari, 386 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:32

Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:01

Respons Cepat TNI, Danrem 073 Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Ungaran Timur

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:24

Kabar Baik! Proyek Exit Tol Patimura Salatiga Segera Dibangun

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:00

Dahului Truk dari Kiri, Pemotor Tewas Tertabrak Truk di Tengaran

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:40

Ramadan di Rutan Salatiga, Momentum Introspeksi dan Pembentukan Karakter

Senin, 2 Maret 2026 - 05:33

Video Komplain MBG di SD Dukuh 05 Viral, Sekolah dan SPPG Buka Suara

Senin, 23 Februari 2026 - 17:48

Polda Jateng Bongkar 318 Kasus Narkoba dalam 47 Hari, 386 Tersangka Diamankan

Senin, 23 Februari 2026 - 13:11

Longsor Tutup Akses Jalan Desa, Koramil 10/Sumowono Lakukan Kerja Bakti Darurat

Berita Terbaru