Pagar SMPN 7 Salatiga Roboh Akibat Longsor, Kapolres Turun Langsung ke Lokasi

- Editor

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | BESOKLAGI.COM — Kapolres Salatiga AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si. meninjau langsung lokasi tanah longsor yang mengakibatkan robohnya pagar SMP Negeri 7 Salatiga di Jalan Setiaki No. 15, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (22/12/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk respon cepat Polri terhadap kejadian bencana alam sekaligus memastikan bahwa langkah-langkah pengamanan dan penanganan di lokasi telah dilakukan secara maksimal guna mencegah terjadinya longsor susulan.

Baca Juga  Kodim 0714/Salatiga, Pemkab Semarang, dan Forkom Relinko Gelar Talkshow “Save Rawa Pening”: Wujud Sinergi Lestarikan Alam

Dalam pengecekan lapangan, Kapolres Salatiga didampingi sejumlah pejabat terkait melakukan pemantauan kondisi tanah, pagar sekolah yang roboh, serta retakan tanah di sekitar area yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, khususnya para siswa dan tenaga pendidik.

“Kami memastikan lokasi sudah diamankan dengan pemasangan garis polisi serta berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait. Langkah ini sangat penting untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi,” tegas AKBP Veronica.

Baca Juga  Jembatan di Kecandran Putus Diterjang Banjir, Pemkot Salatiga Bergerak Cepat

Ia juga mengimbau masyarakat agar sementara waktu membatasi aktivitas di sekitar area terdampak hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman oleh pihak berwenang. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna mempercepat proses penanganan dan perbaikan fasilitas sekolah yang terdampak.

Diketahui, peristiwa tanah longsor terjadi setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, pagar sekolah sepanjang kurang lebih 20 meter roboh. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp. 50 juta.

Baca Juga  Muh. Haris Tegaskan Totalitas Kader PKS untuk Kemenangan Sinoeng-Budi di Pilkada Salatiga 2024

Polres Salatiga juga mengajak masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda kerawanan atau potensi bahaya di lingkungan sekitar. (*)

Berita Terkait

Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang
Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani
Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A
Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026
Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial
Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026
Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:43

Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang

Rabu, 1 April 2026 - 07:57

Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:49

Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:57

Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:56

Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:59

Dandim 0714/Salatiga Tutup TMMD di Desa Pucung, Jalan Cor 748 Meter Berhasil Diselesaikan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:32

Satu Tewas dan Tiga Luka dalam Kecelakaan Tiga Truk di Tol KM 431 Kabupaten Semarang

Berita Terbaru