JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi

- Editor

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLO | BESOKLAGI.COM – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah menggelar kegiatan Youth Leadership Training bertajuk Memaksimalkan Peran Pemuda Islam, Menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045, Ahad (25/01/2026), bertempat di Insan Mulia Convention Hall, Solo.

Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar JSIT Jawa Tengah dalam menyiapkan generasi muda, khususnya dari kalangan pelajar SMA/SMK Islam Terpadu, agar memiliki kesiapan kepemimpinan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Siswa JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Wasis Pambudi, M.Pd., menekankan pentingnya pengelolaan bonus demografi secara bijak dan terencana melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Bonus demografi yang ada patut untuk disyukuri. Akan tetapi lebih bijak dan cerdas apabila diiringi dengan ikhtiar maksimal mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional, berprestasi, dan berdaya saing. Mampu mengelola dan memberdayakan potensi sumber daya alam dan sumber daya ilmu teknologi untuk kemajuan peradaban manusia,” ungkap Wasis.

Baca Juga  Lapangan Pancasila Salatiga Jadi Lautan Putih-Hijau di Hari Santri Nasional 2025, Santri Cilik Gaungkan Asmaul Husna

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang merupakan siswa dan siswi SMA/SMK IT dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah, menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda terhadap pengembangan kepemimpinan dan wawasan masa depan bangsa.

Youth Leadership Training ini menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Eng. Khoirul Anwar, M.Eng., salah satu ilmuwan Indonesia yang telah mendunia dan kerap menjadi pembicara di berbagai forum internasional, khususnya dalam bidang Quantum Technology dan Meaningful Digital Transformation.

Dalam pemaparannya, Prof. Khoirul menjelaskan beberapa indikator penting dalam potret Indonesia Emas 2025 yang menjadi pijakan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Bantuan Hukum Gratis di Rutan Salatiga, Buka Wawasan Warga Binaan tentang Kesadaran Hukum

“Pertama, Indonesia masuk ke dalam 5-7 besar ekomoni dunia. Kedua, menjadi hub teknologi di ASEAN. Ketiga, dihormati sebagai negara produsen ilmu dan teknologi, bukan sekedar negara pasar. Keempat, mandiri dalam keamanan siber dan teknologi strategi. Kelima, memiliki kapabilitas quantum technology,” papar Prof. Khoirul.

Ia juga mengingatkan bahwa bonus demografi tidak serta-merta menjamin kemajuan suatu bangsa apabila tidak dikelola dengan baik dan visioner.

“Bonus demografi tidak sama dengan jaminan kemajuan. Apabila salah kelola akan menjadi beban sosial ekonomi. Tahun 2045 saat pemuda hari ini menjadi pemimpin nenjadi pengambil keputusan. Masa depan Indonesia ditentukan kualitas kepemimpinan generasi muda, bukan jumlahnya,” lanjut Prof Khoirul.

Menurutnya, kualitas kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan berilmu menjadi kunci utama dalam menentukan arah masa depan Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Baca Juga  Polres Demak Bergerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang, Arus Lalu Lintas Normal Kembali

Menutup sesi materinya, Prof. Khoirul memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta agar senantiasa bersemangat dalam belajar dan berprestasi di mana pun mereka melanjutkan studi.

“Dimanapun Anda nanti lanjut studi, maka ukirlah prestasi. Cintailah semua ilmu, karena ilmu itu baik. Belajarlah sungguh-sungguh, bacalah jurnal paper hasil penelitian. Berprestasilah di bidang masing-masing. Jangan berhenti berinteraksi dengan Al-Qur’an, karena Al-Qur’an itu sumber ilmu, panduan hidup yang hakiki,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah berharap dapat melahirkan generasi muda Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi pemimpin berkarakter, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045. (*)

Berita Terkait

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama
Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat
Pengurus PAKASA Salatiga Resmi Dilantik, Budaya Jawa Diteguhkan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota
Sempat Hilang dari Anggaran, Insentif Guru Non-ASN Salatiga Tetap Dibayarkan
Ribuan Bibit Ditanam, Bukit Delok Jadi Simbol Pemulihan Merbabu
Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah
Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah
Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 11:00

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:59

JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:48

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:26

Pengurus PAKASA Salatiga Resmi Dilantik, Budaya Jawa Diteguhkan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:10

Sempat Hilang dari Anggaran, Insentif Guru Non-ASN Salatiga Tetap Dibayarkan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:05

Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54

Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:45

Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung

Berita Terbaru

Talkshow di UKSW Salatiga yang dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

BERITA JATENG

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Senin, 26 Jan 2026 - 11:00

BERITA JATENG

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Jan 2026 - 04:48