NUSAKAMBANGAN | BESOKLAGI.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah memfasilitasi kegiatan Pembinaan Mental Pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang secara resmi dibuka oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di Pulau Nusakambangan, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan ini diikuti 240 pegawai Kemenimipas, terdiri dari 140 pegawai Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan 100 pegawai Direktorat Jenderal Imigrasi, yang tengah menjalani pembinaan akibat pelanggaran disiplin dan etika kedinasan. Program ini merupakan bagian dari langkah strategis Kemenimipas dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan profesional.
Turut hadir sejumlah tokoh nasional dalam kegiatan tersebut, antara lain Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, presenter Irfan Hakim, Wamen PANRB Purwadi Arianto, Wamenaker Afriansyah Noor, serta Direktur Komunikasi PT Indonesia Indicator Rustika Herlambang.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, menyampaikan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan yang berpusat di Pulau Nusakambangan tersebut.
“Sebagai tuan rumah, Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah siap memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan pembinaan mental ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi peserta agar mampu berbenah dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas,” ujar Mardi.
Dalam arahannya, Menteri Agus Andrianto menegaskan bahwa pembinaan di Nusakambangan tidak hanya diperuntukkan bagi narapidana berisiko tinggi, namun juga bagi pegawai yang melakukan pelanggaran.
“Tidak hanya narapidana saja yang dilakukan pembinaan di Nusakambangan, namun juga kepada pegawai yang melakukan pelanggaran. Baik pungutan liar, pelanggaran SOP, masalah etika kedinasan, hingga pegawai yang tidak disiplin. Semua diberikan pembinaan mental di Nusakambangan,” tegas Menteri Agus.
Menurutnya, pembinaan mental ini merupakan bagian dari pembenahan internal untuk menumbuhkan kembali kesadaran, tanggung jawab moral, serta semangat integritas dalam bekerja.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Kemenimipas juga memberikan apresiasi kepada pegawai berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik.
“Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan penghargaan kepada mereka yang berprestasi. Mudah-mudahan bisa Pak Sekjen kasih naik pangkat kalau sudah waktunya, yang belum sekolah disekolahkan, supaya mereka bisa menjalankan karya secara objektif,” ungkap Agus.
Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso, menyampaikan apresiasi atas kebijakan yang menyeimbangkan penegakan disiplin dan pemberian penghargaan.
“Pembinaan dan penghargaan merupakan dua sisi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berintegritas. Kami mendukung penuh kebijakan Kemenimipas dalam memberikan apresiasi bagi pegawai yang menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaiknya. Ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berkinerja positif,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Kemenimipas berharap seluruh pegawai dapat memperkuat nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas. (*)






