Beredar Video Masjid Berantakan, Polres Semarang Telusuri Fakta

- Editor

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN | BESOKLAGI.COM – Riak kegelisahan melanda publik Bandungan, Kabupaten Semarang, setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi sebuah masjid berantakan mendadak beredar luas di media sosial. Rekaman itu begitu cepat merangkak viral usai diunggah akun X @neveral0nely___, menimbulkan berbagai dugaan dan spekulasi di tengah masyarakat.

Dalam video tersebut, suasana masjid yang diketahui bernama Masjid Baiturrahman tampak gelap. Sejumlah kursi dan meja terlihat terbalik seolah baru saja terjadi aksi perusakan. Bahkan terdengar suara pria yang menduga bahwa kerusakan itu ulah pemilik tempat karaoke di kawasan Bandungan.

Baca Juga  106 Gereja Disterilisasi, Polres Salatiga Perkuat Pengamanan Jelang Natal 2025

Namun takmir masjid memberikan keterangan berbeda. Mereka justru tidak mengetahui kapan dan bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

“Kejadian video itu nggak tahu. Video itu diupload, terus viral itu nggak tahu. Saya baru tahu video itu baru tadi malam,” ujar salah satu takmir dalam video klarifikasi yang ikut beredar.

Ia menambahkan jika dirinya bahkan tidak mengetahui kapan persisnya kursi dan meja dalam masjid sampai dalam posisi terbalik.

Baca Juga  Wali Kota Salatiga: Dari Kota Tertoleran Menuju Kota Riset dan Keberlanjutan Global

“Kejadiannya jam berapa saya nggak tahu. Tapi kalau yang di video, ada kursi dibalikkan, meja dibalikkan, itu juga saya nggak tahu,” lanjutnya dengan wajah heran.

Di sisi lain, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, bergerak cepat menenangkan situasi. Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terbukti kebenarannya.

“Termasuk jangan jadi alat dari para pihak yang mencari keuntungan pribadi atas kejadian ini. Kami dari Polri akan menangani kasus ini dengan profesional untuk menemukan bukti sesuai fakta,” tegas Ratna kepada wartawan di Ungaran, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga  Sepanjang Ramadan, 150 UMKM Ramaikan Jalan Langensuko dan Margosari

Ratna juga mengungkapkan bahwa sejumlah organisasi masyarakat keagamaan telah menyampaikan rencana untuk membuat laporan resmi ke Polres Semarang.

“Dijadwalkan hari ini membuat aduan, kemarin sudah konsultasi ke Kasat Reskrim. Untuk yang terlapor juga belum ada, nanti kan masih penyelidikan lebih dulu, dikembangkan agar lebih luas,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Polda Jateng Bongkar 318 Kasus Narkoba dalam 47 Hari, 386 Tersangka Diamankan
Longsor Tutup Akses Jalan Desa, Koramil 10/Sumowono Lakukan Kerja Bakti Darurat
Gubernur Jateng Apresiasi Petani Saat Panen Raya di Kabupaten Semarang
Sepanjang Ramadan, 150 UMKM Ramaikan Jalan Langensuko dan Margosari
Sambut Ramadan, Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Binaan
Respons Cepat, TNI-Polri dan Pemrov Jateng Turun ke Lokasi Longsor Ungaran Timur
Pawai Ramadhan SDIT Nidaul Hikmah Penuh Semangat dan Keceriaan
Kecelakaan di Persimpangan Gamol, Motor R15 Hantam Truk Wingbox

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 17:48

Polda Jateng Bongkar 318 Kasus Narkoba dalam 47 Hari, 386 Tersangka Diamankan

Senin, 23 Februari 2026 - 13:11

Longsor Tutup Akses Jalan Desa, Koramil 10/Sumowono Lakukan Kerja Bakti Darurat

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:31

Gubernur Jateng Apresiasi Petani Saat Panen Raya di Kabupaten Semarang

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:11

Sepanjang Ramadan, 150 UMKM Ramaikan Jalan Langensuko dan Margosari

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:12

Sambut Ramadan, Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Binaan

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:21

Pawai Ramadhan SDIT Nidaul Hikmah Penuh Semangat dan Keceriaan

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:04

Kecelakaan di Persimpangan Gamol, Motor R15 Hantam Truk Wingbox

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:36

Manasik Haji 2026 Resmi Dibuka, 214 CJH Salatiga Siap Berangkat

Berita Terbaru