Satreskrim Salatiga Bekuk Pencuri Pagar Besi Polres, Satu Pelaku Masih Buron

- Editor

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

SALATIGA | BESOKLAGI.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Salatiga berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian pagar besi yang berada di sisi timur Lapangan Pancasila. Pagar tersebut diketahui merupakan fasilitas milik Polres Salatiga yang rusak akibat kericuhan beberapa waktu lalu.

Seorang sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, pelaku nekat mengangkut tiga unit pagar besi sepanjang 360 sentimeter. Besi itu dibawa menggunakan sepeda motor dan disembunyikan di rumah salah satu tersangka.

Baca Juga  Antisipasi Musim Hujan, Polres Salatiga Beserta Tim Gabungan Siagakan Personel Hadapi Potensi Bencana

“Pelaku sudah ditangkap. Namun ada pelaku lainnya yang masih buron,” ujarnya saat dihubungi Besoklagi.com, Rabu (3/9/2025).

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Jumat (29/8/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, kericuhan pecah setelah sekelompok massa tiba-tiba datang usai acara solidaritas para pengemudi ojek online di Salatiga. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 27 unit pagar besi milik Polres Salatiga dirusak.

“Beberapa pagar diseret hingga ke Lapangan Pancasila, sebagian lagi ditinggalkan di dekat pertigaan beringin,” jelas sumber itu.

Baca Juga  Diklat Penguatan SDM Sekolah JSIT Jateng: Wujud Komitmen Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan

Plh Kasi Humas Polres Salatiga, IPDA Sutopo, membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, namun saat ini masih dalam proses lebih lanjut. Nanti pasti kita sampaikan sembari menunggu perkembangan,” katanya singkat.

Sebelumnya, aksi solidaritas ojek online di Kota Salatiga berlangsung tertib. Massa berkumpul di sekitar Patung Pahlawan, Alun-alun Pancasila, lalu membubarkan diri dengan damai setelah doa bersama. Namun, ketenangan buyar saat sekelompok massa lain datang dan membuat situasi tidak terkendali.

Baca Juga  Bensin dan Api Amarah: Kisah Tragis Penganiayaan Santri di Boyolali, Ini Jelasnya

Kericuhan pecah di pintu samping Mapolres Salatiga. Massa merobohkan pagar, melempar batu, hingga benda keras lain ke arah aparat kepolisian yang mendapat dukungan TNI.

Akibat peristiwa itu, seorang anggota polisi, Briptu Vido, mengalami luka di bagian kepala setelah terkena lemparan batu. Ia langsung mendapatkan perawatan medis. (*)

Berita Terkait

Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu Sistem Tempel di Klaten-Boyolali
PT. MBK Ventura Perkuat Edukasi Keuangan dan Kepedulian Sosial Lewat Santunan Anak Yatim di Kendal
Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang
Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani
Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A
Bazar Murah Ramadan Korem 073/Makutarama Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026
Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:17

Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu Sistem Tempel di Klaten-Boyolali

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:19

PT. MBK Ventura Perkuat Edukasi Keuangan dan Kepedulian Sosial Lewat Santunan Anak Yatim di Kendal

Kamis, 16 April 2026 - 03:43

Cetak SDM Berstandar Global, LPK Serbaindo Kirim Ratusan Tenaga Kerja ke Jepang

Rabu, 1 April 2026 - 07:57

Exit Tol Pattimura Segera Dibangun, Kontrak Resmi Ditandatangani

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:49

Kodim 0714/Salatiga dan Polres Semarang Perkuat Pengamanan Mudik di Rest Area KM 456 A

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:57

Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:42

Ramadhan Penuh Berkah, JSIT Jateng Resmikan Kantor Baru dengan Aksi Sosial

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:56

Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Berita Terbaru