Puluhan Pelajar Diduga Hendak Ricuh, Pemkot–TNI–Polri Turun Tangan Beri Pembinaan Humanis

- Editor

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | BESOKLAGI.COM – Sebanyak 42 pelajar tingkat SLTP dan SLTA asal Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, serta Boyolali diamankan Polres Salatiga, Minggu (31/8/2025). Mereka diduga hendak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi ricuh, menyusul insiden sehari sebelumnya yang dipicu oleh penyusupan kelompok anarko.

Dari pemeriksaan, sejumlah pelajar kedapatan membawa batu dan senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk melempari petugas saat aksi berlangsung. Meski demikian, Polres Salatiga memilih langkah preventif dengan melakukan pembinaan, bukan proses hukum.

Pembinaan di Pendopo Polres Salatiga

Kegiatan pembinaan berlangsung di Pendopo Widya Qasana Tribrata Polres Salatiga. Uniknya, para pelajar didampingi langsung orang tua mereka. Acara juga dihadiri Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, S.P.Og, Kapolres Salatiga AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri, Wakil Wali Kota Salatiga, perwakilan Danrem, serta Kepala Dinas Pendidikan.

Baca Juga  “Sabtu Ceria” di Rutan Salatiga Hadirkan Layanan Bertemu Keluarga dan Penguatan Rohani Warga Binaan

Wali Kota: Jaga Salatiga Tetap Jadi Kota Tertoleran

Dalam arahannya, Wali Kota Robby menegaskan bahwa pelajar tidak seharusnya ikut dalam aksi unjuk rasa. Ia menekankan peran penting orang tua, guru, dan pemerintah dalam membimbing anak-anak agar tidak salah arah.

“Unjuk rasa belum diperbolehkan bagi anak-anak. Ini tanggung jawab kita bersama, khususnya orang tua. Kota Salatiga adalah Kota Tertoleran, sehingga sangat tidak elok apabila ternodai oleh aksi ricuh. Mari kita jaga dan pertahankan predikat itu,” tegasnya.

Baca Juga  Kapolres Salatiga: Tawuran Antar SMK di Salatiga, Gesper dan Batu Jadi Bukti, Pembinaan Intensif Diterapkan agar Tawuran Tak Terulang

Kapolres: Mereka Korban Salah Pemahaman

Kapolres Salatiga, AKBP Veronica, meminta maaf kepada para orang tua atas ketidaknyamanan yang terjadi, namun menegaskan bahwa langkah pengamanan ini penting untuk menjaga situasi kondusif.

“Anak-anak kita diduga akan ikut berunjuk rasa dan melakukan tindakan yang tidak dibenarkan hukum. Mari jadikan momentum ini untuk menanamkan kesadaran hukum dan wawasan kebangsaan,” ujar Veronica.

Baca Juga  Sempat Hilang dari Anggaran, Insentif Guru Non-ASN Salatiga Tetap Dibayarkan

Ia menambahkan bahwa para pelajar sejatinya hanyalah korban dari pemahaman yang keliru. “Mari kita benahi bersama agar mereka kembali ke jalan yang benar, menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat,” pungkasnya.

Sinergi Jaga Generasi dan Kota

Kegiatan pembinaan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Selain pengarahan, juga disampaikan pesan moral dari Wakil Wali Kota, Kajari, Kepala Dinas Pendidikan, hingga perwakilan TNI.

Sinergi Pemkot, TNI–Polri, dan orang tua ini menjadi bukti nyata komitmen bersama menjaga keamanan Kota Salatiga sekaligus membimbing generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif. (*)

Berita Terkait

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama
JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi
Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat
Pengurus PAKASA Salatiga Resmi Dilantik, Budaya Jawa Diteguhkan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota
Sempat Hilang dari Anggaran, Insentif Guru Non-ASN Salatiga Tetap Dibayarkan
Ribuan Bibit Ditanam, Bukit Delok Jadi Simbol Pemulihan Merbabu
Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah
Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 11:00

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:59

JSIT Jawa Tengah Gelar Youth Leadership Training, Bekali Pemuda Hadapi Bonus Demografi

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:48

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:26

Pengurus PAKASA Salatiga Resmi Dilantik, Budaya Jawa Diteguhkan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:10

Sempat Hilang dari Anggaran, Insentif Guru Non-ASN Salatiga Tetap Dibayarkan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:05

Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN se-Jawa Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54

Awal 2026, Wali Kota Salatiga Satukan Arah Pembangunan Lewat Rakor Camat dan Lurah

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:45

Kolaborasi Polri dan Petani, Polres Salatiga Sukseskan Panen Raya Jagung

Berita Terbaru

Talkshow di UKSW Salatiga yang dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

BERITA JATENG

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Senin, 26 Jan 2026 - 11:00

BERITA JATENG

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Jan 2026 - 04:48