Bitwyre Segera Luncurkan SuperApp Kripto Pertama di Indonesia Setelah Berlisensi PFAK dari Bappebti

- Editor

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitwyre dengan bangga mengumumkan perolehan lisensi resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Bappebti). Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Bitwyre sebagai pelopor dalam ekosistem kripto Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk mewujudkan visi mengembangkan Crypto SuperApp pertama di tanah air serta pusat perdagangan stablecoin dan derivatif.

Bitwyre memiliki misi untuk menghadirkan berbagai layanan komprehensif dalam satu SuperApp, menawarkan solusi on ramp dan off ramp yang mudah serta fitur penukaran koin yang praktis. Perusahaan juga berambisi menjadi platform perdagangan stablecoin terbesar di Indonesia, sekaligus mengembangkan teknologi perdagangan derivatif yang mutakhir.

Setelah melalui proses evaluasi yang ketat sebagai PFAK, Bitwyre berhasil memenuhi seluruh persyaratan yang diatur dalam Peraturan Bappebti Nomor 13 Tahun 2022. Dengan lisensi ini, Bitwyre kini sepenuhnya berwenang beroperasi dalam kerangka perdagangan aset kripto di Indonesia, menghadirkan platform yang aman, transparan, dan inovatif bagi para investor dan pedagang.

Baca Juga  Metland Cyber Puri: Hunian Modern dengan Teknologi Smart Home Ramah Lingkungan

“Perolehan lisensi PFAK mencerminkan komitmen Bitwyre dalam menciptakan platform perdagangan yang menjunjung tinggi keamanan, transparansi, dan kepercayaan pengguna. Dengan mematuhi standar regulasi yang berlaku, Bitwyre bertekad membangun kepercayaan jangka panjang di komunitas serta berperan aktif dalam membentuk masa depan industri aset kripto di Indonesia,” ujar Jaricho Naftaly, selaku Kepala Hubungan Pemerintahan Bitwyre.

Bitwyre mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bappebti atas dukungan dan arahannya selama proses perizinan. Perusahaan juga mengapresiasi peran penting dari Crypto Futures Exchange (CFX) dan Indonesian Coin Custodian (ICC), yang merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pencapaian ini.

Baca Juga  BINUS UNIVERSITY Kukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Budaya Visual, Bukti Komitmen BINUS dalam Dunia Seni, Budaya dan Kreatif.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Senjaya, menegaskan pentingnya peran lisensi dalam menciptakan ekosistem kripto yang aman dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa hanya perusahaan yang mampu memenuhi standar regulasi yang ketat lah yang berhak memperoleh persetujuan. Tirta juga menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk melindungi kepentingan investor sekaligus mendorong perkembangan industri yang bertanggung jawab.

Dendi Suhubdy, Bitwyre CEO

“Perolehan lisensi PFAK dari Bappebti menjadi pencapaian penting bagi Bitwyre. Langkah ini mempercepat misi kami untuk menghadirkan Crypto SuperApp pertama di Asia Tenggara yang menawarkan pengalaman trading mobile yang lancar serta fitur staking koin yang segera diluncurkan pada akhir tahun ini,” ujar Dendi Suhubdy, CEO Bitwyre. “Selain itu, kami tetap berkomitmen dalam mendukung dan melayani pedagang dan investor institusional melalui layanan OTC yang terpercaya serta likuiditas tinggi untuk perdagangan stablecoin.”

Baca Juga  Pasar Skincare Indonesia Melesat: Serum & Essence Catat Pertumbuhan 38,97% di Q3 2024

Lisensi PFAK membuka era baru bagi Bitwyre dalam menghadirkan solusi perdagangan yang aman dan fokus pada kebutuhan pelanggan. Perusahaan berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi erat dengan otoritas regulasi serta mitra industri, untuk membangun masa depan ekonomi kripto Indonesia yang kuat dan berkelanjutan. Bitwyre yakin dapat memberikan yang terbaik bagi pelanggannya melalui SuperApp yang dirancang untuk memenuhi semua kebutuhan kripto mereka, mulai dari fitur staking hingga akses ke fitur perdagangan yang mutakhir.

Berita Terkait

Menko Pangan dan Mendag Sambangi Salatiga, Salurkan Bantuan Beras dan Pantau Harga Pangan
Danrem 073, Dandim 0714 dan Wali Kota Salatiga Tinjau Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Maruarar Sirait dan Tito Karnavian Gaungkan Ekonomi Kerakyatan Lewat FLPP di UKSW
Wujudkan Tata Kelola Transparan, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin Buka Pelatihan Akuntansi KKM
Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Sektor Perikanan, Pokdakan di Salatiga Dapat Bantuan Sarpras
Wali Kota Salatiga Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih
Ikan Bukan Sekadar Lauk, Walikota Salatiga: Ini Investasi Masa Depan Salatiga
Kopi dan Vanili Salatiga Siap Go Internasional, Wakil Wali Kota Sambut Audiensi Asprindo Jateng

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 06:07

Menko Pangan dan Mendag Sambangi Salatiga, Salurkan Bantuan Beras dan Pantau Harga Pangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:50

Danrem 073, Dandim 0714 dan Wali Kota Salatiga Tinjau Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 7 November 2025 - 01:22

Maruarar Sirait dan Tito Karnavian Gaungkan Ekonomi Kerakyatan Lewat FLPP di UKSW

Senin, 3 November 2025 - 12:06

Wujudkan Tata Kelola Transparan, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin Buka Pelatihan Akuntansi KKM

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:58

Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Sektor Perikanan, Pokdakan di Salatiga Dapat Bantuan Sarpras

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:34

Wali Kota Salatiga Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih

Selasa, 16 September 2025 - 23:57

Ikan Bukan Sekadar Lauk, Walikota Salatiga: Ini Investasi Masa Depan Salatiga

Kamis, 11 September 2025 - 01:23

Kopi dan Vanili Salatiga Siap Go Internasional, Wakil Wali Kota Sambut Audiensi Asprindo Jateng

Berita Terbaru

Talkshow di UKSW Salatiga yang dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

BERITA JATENG

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Senin, 26 Jan 2026 - 11:00

BERITA JATENG

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Jan 2026 - 04:48