PEPE vs SHIB: Siapa yang Bisa Tembus $1 Terlebih Dahulu?

- Editor

Senin, 30 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar meme coin terus memanas, dengan token seperti Pepe (PEPE) dan Shiba Inu (SHIB) tetap menjadi pusat perhatian di dunia kripto. Kedua koin ini membawa daya tarik unik: Pepe dengan kekuatan hype yang viral, dan Shiba Inu dengan ekosistem yang terus berkembang. Namun, pertanyaan besar yang menarik perhatian investor adalah—siapa yang lebih dulu mampu mencapai $1? 

Artikel ini akan membahas potensi keduanya secara mendalam dan mengeksplorasi apa yang membuat mereka layak untuk dipantau di tengah persaingan pasar kripto yang semakin ketat.

Shiba Inu: Ekosistem yang Terus Berkembang

Sejak debutnya pada tahun 2020, Shiba Inu telah bertransformasi dari sekadar token meme menjadi ekosistem yang lebih kompleks dengan berbagai inisiatif yang mendukung pertumbuhan nilainya:

Infrastruktur yang Kuat: Shiba Inu telah memperkenalkan ShibaSwap, platform pertukaran terdesentralisasi, dan Shibarium, blockchain lapisan kedua untuk meningkatkan efisiensi transaksi. Bahkan, ada rencana untuk memasuki dunia metaverse.

Baca Juga  Faucet Dogecoin yang Bisa Memberimu DOGE Gratis

Pembakaran Token: Komunitas Shiba Inu telah meluncurkan inisiatif pembakaran token secara konsisten, bertujuan mengurangi pasokan yang beredar untuk meningkatkan kelangkaan.

Kemitraan Strategis: Kemitraan dengan berbagai platform memperkuat utilitas SHIB dan meningkatkan penggunaannya sebagai alat pembayaran.

Komunitas Besar: Dengan komunitas yang loyal dan aktif, Shiba Inu memiliki dukungan luas yang terus mendorong adopsi dan pertumbuhan ekosistemnya.

Namun, Shiba Inu menghadapi tantangan besar berupa total pasokan yang sangat tinggi, yaitu lebih dari 500 triliun token. Meskipun demikian, langkah-langkah strategis seperti pembakaran token dapat membantu mendongkrak nilainya.

Pepe: Meme Coin yang Bergantung pada Tren

Pepe Coin, yang terinspirasi dari meme populer “Pepe the Frog,” adalah salah satu meme coin yang viral di tahun 2023. Namun, koin ini menghadapi beberapa tantangan:

Baca Juga  Cara Menekan Biaya Produksi Tanpa Mengorbankan Kualitas

Pasokan Besar: PEPE memiliki jumlah pasokan awal yang sangat besar, membuatnya sulit untuk mencapai nilai tinggi kecuali ada upaya signifikan untuk mengurangi pasokan.

Kurangnya Utilitas: Tidak seperti Shiba Inu, PEPE belum membangun ekosistem atau utilitas nyata yang memberikan nilai jangka panjang.

Ketergantungan pada Hype: Popularitas Pepe sebagian besar didorong oleh tren viral dan spekulasi, menjadikannya sangat rentan terhadap volatilitas.

Komunitas Terbatas: Dibandingkan dengan Shiba Inu, komunitas Pepe lebih kecil dan kurang terorganisasi.

Tanpa inisiatif strategis seperti pembakaran token atau pengembangan ekosistem, pertumbuhan nilai Pepe kemungkinan akan terbatas pada momen hype sementara.

Baca Juga  Terra Drone Berikan Pelatihan Guna Mendukung Pemanfaatan Drone untuk Pemetaan di Perguruan Tinggi

Kesimpulan

Baik Shiba Inu maupun Pepe memiliki tantangan besar untuk mencapai $1. Shiba Inu menawarkan potensi lebih besar berkat ekosistem yang berkembang, komunitas yang solid, dan inisiatif pembakaran token. Di sisi lain, Pepe lebih bergantung pada tren viral dan spekulasi, dengan prospek pertumbuhan jangka panjang yang lebih terbatas.

Investor harus berhati-hati saat mempertimbangkan investasi di meme coin ini. Selalu lakukan riset mendalam, pertimbangkan risiko yang ada, dan investasikan hanya dana yang Anda siap untuk kehilangan.

Trading coin meme seperti Shiba Inu atau Pepe kini lebih mudah di Bittime, platform terpercaya untuk jual beli kripto dengan aman dan nyaman. Jangan lewatkan peluang untuk berinvestasi di tren kripto yang terus berkembang, daftar Bittime sekarang!

Berita Terkait

Menko Pangan dan Mendag Sambangi Salatiga, Salurkan Bantuan Beras dan Pantau Harga Pangan
Danrem 073, Dandim 0714 dan Wali Kota Salatiga Tinjau Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Maruarar Sirait dan Tito Karnavian Gaungkan Ekonomi Kerakyatan Lewat FLPP di UKSW
Wujudkan Tata Kelola Transparan, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin Buka Pelatihan Akuntansi KKM
Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Sektor Perikanan, Pokdakan di Salatiga Dapat Bantuan Sarpras
Wali Kota Salatiga Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih
Ikan Bukan Sekadar Lauk, Walikota Salatiga: Ini Investasi Masa Depan Salatiga
Kopi dan Vanili Salatiga Siap Go Internasional, Wakil Wali Kota Sambut Audiensi Asprindo Jateng

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 06:07

Menko Pangan dan Mendag Sambangi Salatiga, Salurkan Bantuan Beras dan Pantau Harga Pangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:50

Danrem 073, Dandim 0714 dan Wali Kota Salatiga Tinjau Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 7 November 2025 - 01:22

Maruarar Sirait dan Tito Karnavian Gaungkan Ekonomi Kerakyatan Lewat FLPP di UKSW

Senin, 3 November 2025 - 12:06

Wujudkan Tata Kelola Transparan, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin Buka Pelatihan Akuntansi KKM

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:58

Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Sektor Perikanan, Pokdakan di Salatiga Dapat Bantuan Sarpras

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:34

Wali Kota Salatiga Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih

Selasa, 16 September 2025 - 23:57

Ikan Bukan Sekadar Lauk, Walikota Salatiga: Ini Investasi Masa Depan Salatiga

Kamis, 11 September 2025 - 01:23

Kopi dan Vanili Salatiga Siap Go Internasional, Wakil Wali Kota Sambut Audiensi Asprindo Jateng

Berita Terbaru

Talkshow di UKSW Salatiga yang dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

BERITA JATENG

Gibran di UKSW: Pembangunan Papua Harus Dikawal Bersama

Senin, 26 Jan 2026 - 11:00

BERITA JATENG

Mobil Tertimpa Pohon Pete di Tengaran, Pengemudi Selamat

Minggu, 25 Jan 2026 - 04:48